Marsigit 2020 Daya Matematika - Melania | Refleski ke-4 Daya Matematika
Meaningfull Learning
Melania Desta Maharani (19709251048)
Refleski I Daya Matematika
PPS Pendidikan Matematika
PPS Pendidikan Matematika
Apa sih sebenarnya Meaingfull Learning?
Ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, jadi ayok kita mengenal apa sih meaningfull learing?
Ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, jadi ayok kita mengenal apa sih meaningfull learing?
Jika, diartikan ke dalam bahasa Indonesia meaningful learning adalah pembelajaran bermakna. Pemebelajaran bermakna dapat diartikan sebagai suatu proses mengkaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat pada struktur kognitif seseorang. Struktur kognitif disini, seperti halnya fakta-fakta, konsep-konsep, dan generalisasi yang telah dipelajaro dan ingingat siswa. Dibawah ini, adalah diagram karakterisitik dari meaningful leanging
Menurut Ausubel (Burhanuddin, 1996:116) faktor utama yang mempengaruhi belajar bermakna adalah struktur kognitif yang telah ada, stabilitas dan kejelasan pengetahuan dalam sutu bidang studi dan pada waktu tertentu. Sifat-sifat struktur kognitif menentukan validitas dan kejelasan arti-arti yang timbul pada waktu informasi baru masuk ke dalam struktur kognitif itu, demikian pula sifat proses interaksi yang terjadi. Ausubel menolak pendapat bahwa semua kegiatan belajar dengan menemukan adalah bermakna, sedangkan kegiatan dengan ceramah adalah kurang bermakna. Belajar ini perlu bila seseorang memperoleh informasi baru dalam dunia pengetahuan yang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang telah ia ketahui.
David Ausubel adalah seorang ahli psikologi pendidikan yang terkenal dengan teori belajar bermakna (meaningfull). Ausubel membedakan antara belajar menemukan dengan belajar menerima. Pada belajar menerima siswa hanya menerima, jadi tinggal menghafalkannya, tetapi pada belajar menemukan konsep ditemukan oleh siswa, jadi tidak menerima pelajaran begitu saja.
Menurut Ausubel (Burhanuddin, 1996 : 112) pembelajaran bermakna merupakan suatu proses mengaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Struktur kognitif meliputi fakta-fakta, konsep-konsep, dan generalisasi-generalisasi yang telah dipelajari dan diingat siswa.
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi belajar bermakna menurut Ausubel adalah struktur kognitif yang ada, stabilitas dan kejelasan pengetahuan dalam suatu bidang studi tertentu dan pada waktu tertentu. Pembelajaran bermakna terjadi apabila seseorang belajar dengan mengasosiasikan fenomena baru ke dalam struktur pengetahuan mereka. Dalam proses belajar seseorang mengkonstruksi apa yang telah ia pelajari dan mengasosiasikan pengalaman, fenomena, dan fakta-fakta baru ke dalam struktur pengetahuan mereka.
Referensi:
Burhanuddin; Nur Wahyuni, Esa. 1996. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta: Penerbit Ar-Ruzz Media.
#Matematika #DayaMatematika #Marsigit #Marsigit2020 #MarsigitDayaMatematika
DAYA MATEMATIKA, MARSIGIT, MARSIGIT2020, MASIGITDAYAMATEMATIKA, MATEMATIKA, MELANIA DESTA MAHARANI
Marsigit Marsigit Daya Marsigit Daya Matematika Marsigit Daya Matematika 2020 Marsigit Melania Marsigit Melania 2020 Matematia Pendidikan Matematika


Terima kasih kak materinya. Bagus dan bermanfaat sekali. Saya jadi tahu dan menambah wawasan sya ttg pembelajaran bermakna.
BalasHapus⭐⭐⭐⭐⭐
BalasHapusMateri yang bagus...mungkin diberi tambahan penjelasan akan semakin maksimal
BalasHapusPembelajaran yang bermakna menurut saya sangat penting di dalam dunia pendidikan.
BalasHapusTerimaksih ilmunya kakak.
BalasHapusGood. Thank you informasinya.
BalasHapusTak kenal, maka kenalan 😎
BalasHapusIlmunya bermanfaan sekaliii
BalasHapusMakasihh infonya 😘
BalasHapus